Thursday, November 24, 2011

memahami lebih jauh ihya ulumuddin

PERINGATAN ULAMA SALAF TERHADAP KITAB IHYA` ‘ULUMUDDIN [3]
Asy-Syaikh Abdul Lathif bin Abdur-rahman Alusy Syaikh berkata: “Di dalam kitab Ihya`, beliau (yakni Al-Ghazali) menulis dengan metode filsafat dan ilmu kalam dalam banyak pembahasan yang berkaitan dengan permasalahan ketuhanan dan teologi, serta membingkai filsafat dengan syariat. Ibnu Taimiyyah berkata: ‘Namun Abu Hamid telah memasuki ruang lingkup ilmu filsafat dalam banyak hal, yang Ibnu ‘Aqil menyatakan ilmu filsafat sebagai bagian dari zindiq’."
Ibnul ‘Arabi, murid Al-Ghazali mengatakan: “Guru kami Abu Hamid telah masuk dalam cengkeraman ilmu filsafat, dan beliau ingin melepaskannya namun tidak berhasil.” [4]
Abu ‘Ali Ash-Shadafi berkata: “Syaikh Abu Hamid terkenal dengan berbagai berita buruk dan memiliki karya yang besar. Beliau sangat ekstrim dalam tarekat Shufiyyah dan mencurahkan waktunya untuk membela madzhabnya, bahkan menjadi penyeru dalam Shufiyyah. Beliau mengarang berbagai tulisan yang terkenal dalam hal ini dan membahasnya dalam berbagai tempat, sehingga mengakibatkan umat berburuk sangka kepadanya. Sungguh Allah Yang Maha Tahu rahasianya. Dan penguasa di tempat kami di negeri Maghrib –berdasarkan fatwa para ulama– telah memerintahkan untuk membakar dan menjauhi karyanya.”
Adz-Dzahabi berkata: “Karyanya ini penuh dengan musibah yang sungguh sangat tidak menyenangkan.”
Ahmad bin Shalih Al-Jaili: “(Al-Ghazali adalah) seorang yang fatwa-fatwanya terbangun dari sesuatu yang tidak jelas. Di dalamnya banyak riwayat-riwayat yang dicampuradukkan antara sesuatu yang tsabit/jelas dengan yang tidak tsabit. Demikian pula apa yang dia nisbatkan kepada para ulama salaf, tidak mungkin untuk dibenarkan semuanya. Ia juga menyebutkan berbagai kejadian-kejadian para wali dan renungan-renungan para wali sehingga mengagungkan posisi mereka. Ia mencampurkan sesuatu yang manfaat dan yang berbahaya.”
Abu Bakr Ath-Thurthusi berkata: “Abu Hamid telah memenuhi kitab Ihya` dengan berbagai kedustaan atas nama Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam. Dan tidaklah ada di atas bumi yang lebih banyak kedustaan darinya, sangat kuat keterikatannya dengan filsafat dan risalah Ikhwanush Shafa, yaitu segolongan orang yang menganggap bahwa kenabian adalah sesuatu yang bisa diraih manusia biasa dan mu’jizat hanyalah halusinasi dan khayalan.”
Kata al-Hafizd al-Imam Ibn Katsir (ulama ahlul hadits sekaligus ahli tafsir yang terkenal dengan “Tafsir Ibnu Katsir”nya, wafat 774H /1372 M) berkata dalam kitab Al-Bidayah wa Al-Nihayah: “Ketika berada di Damsyik dan Baitulmaqdis, al-Ghazali mengarang kitabnya Ihya Ulumuddin. Ia sebuah kitab yang ganjil. Ia mengandung ilmu yang banyak berkaitan syara', bercampur dengan kehalusan tasawuf dan amalan hati. Namun dalamnya “banyak hadis yang gharib (asing), mungkar dan palsu”.(Rujukan: Ibn Kathir, Al-Bidayah wa al-Nihayah, 12/186, Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah. )
Tajudin As Subki (ulama ahlul hadits, wafat 771H/1355 M), beliau berkata dalam kitab “Thobaqot Asy Sayafi’iyyah” jilid 4 halaman 145 dalam bab mengenai biografi Al Ghozali : “Di bab ini aku kumpulkan semua hadits2 yang ada di kitab Ihya Ulumuddin yang aku belum dapatkan sanadnya, ternyata jumlah hadits2 itu sekitar 943 hadits yang tidak ada asalnya. Sedangkan hadits yang punya sanad tetapi dho’if (lemah) atau Maudlu’ (palsu) barangkali berlipat ganda dari jumlah ini.
Kata al-Hafizd al-Imam Ibnu Al Jauzi (wafat 597H/1200M): “Kemudian datang Abu Hamid al-Ghazali menulis untuk golongan sufi kitab al-Ihya Ulumuddin berdasarkan pegangan mereka. Dia memenuhi bukunya dengan hadis-hadis batil yang dia tidak tahu kebatilannya.” (Rujukan: Ibn Jauzi, Talbis Iblis, hlm 190, Beirut: Dar al-Kutub al-ilmiyyah) .
Imam Nawawi (Ulama ahlus sunnah yang sangat masyhur dikalangan penuntut ilmu, wafat 676 H/1277 M). Beliau pernah ditanya tentang sholat Ragha’ib yang sering dilakukan orang di malam jum’at pertama bulan Rajab, apakah amalan ini termasuk sunnah ataukah bid’ah?, maka beliau menjawab :”Ia adalah bid’ah yang buruk lagi di ingkari dengan pengingkaran yang sangat keras”. Kemudian ia berkata, “Janganlah kalian tertipu dengan banyaknya orang yang melakukan amalan tersebut di banyak negri, meskipun amalan tersebut di anjurkan di kitab Quth al Qulub atau Ihya Ulumudin dan semisalnya, maka sesungguhnya sholat Ragha’ib itu adalah bid’ah yang bathil” (Al Mi’rayul Maghrib (I/300) karya Al Wansyarisi)
Ibnu Taimiyah (ulama besar ahlus sunnah, wafat 728H/1327M). Beliau berkata dalam kitab “Dar’ut Ta’aarudh jilid 7 hal 149 setelah beliau menukil tulisan panjang dari kitab Ihya Ulumudin, kemudian ia mengkritik dan mengomentarinya : “Al Ghozali tidaklah memiliki pengetahuan tentang atsar-atsar (riwayat2) Nabawi yang didasarkan pada pemahaman sahabat yang dimiliki oleh ahli ilmu, yaitu orang2 yang membedakan/memilah mana yang shahih dan yang dho’if (lemah). Oleh karena itu ia pun memasukkan hadits2 dan atsar2 yang maudhu’ (palsu) dan dusta di dalam kitab “Ihya” nya yang apabila beliau tau bahwa itu adalah palsu, niscaya beliau tidak akan memasukkannya”
Dan masih banyak lagi komentar2 dan kritikan2 para ulama ahlus sunnah lainnya tentang kesalahan2 yang ada dalam kitab Ihya Ulumudin ini.
Semoga Allah Subhanahu Wata’ala selalu menjaga kita dari tipu daya, kesesatan dan makar setan.
Wallahu a’lam.


Wednesday, November 9, 2011

PETUNJUK UPACARA HARI PAHLAWAN

PETUNJUK UPACARA HARI PAHLAWAN TAHUN 2011. MONGGO DI DOWNLOAD:
petunjuk

Friday, October 28, 2011

ARSIP SEKOLAH

Dokumen berbentuk file doc maupun ppt mudah dilupakan. File-file ini mudah dirusak virus. Meskipun sepele, file ini menyusahkan kita saat dibutuhkan. Beberapa file kepegawaian:
3 naskah kebijakan
konsep pendidikan karakter
RPP berbasis CTL
KONSEP PELATIHAN PUSKUR
PERMASALAHAN PAIKEM
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER
PENSIUN
ARAH KEDISIPLINAN PEGAWAI
PEMBERHENTIAN

Wednesday, September 7, 2011

SOAL-SOAL UAN


Menurut Mulyati (2010:2) keberhasilan belajar dipengaruhi 5 faktor yang mepunyai hubungan fungsional satu sama lain yaitu:
-Waktu tersedia
-Usaha individu
-Bakat
-Kualitas pengajaran
-Kemampuan untuk mengerti proses transfer
Evaluasi atau assesmen dilaksanakan untuk mengukur tingkat keberhasilan belajar. Hasil belajar tuntas diperoleh ketika siswa menguasai 75% sampai 90% dari soal yang diberikan. Guru melaksanakan perbaikan apabila hasil belajar diperoleh siswa rata-rata kurang dari 75%. Faktor penyebab kesulitan belajar menurut Mulyati(2010:tt) ada dua yaitu:
a.       Faktor internal kesulitan belajar dimiliki siswa, antara lain: kelemahan mental, intelegensi, dan bakat khusus; kelemahan fisik, panca indera, syaraf, kecacatan, karena sakit; gangguan yang bersifat emosional; sikap dan kebiasaan yang salah dalam mempelajari bahan pelajaran tertentu; belum memiliki pengetahuan dan kecakapan dasar yang dibutuhkan untuk memahami bahan lebih lanjut.
b.      Fakor eksternal berasal dari luar siswa meliputi: situasi atau proses belajar-mengajar yang tidak merangsang siswa untuk aktif; sifat kurikulum yang kurang fleksibel; ketidak seragaman pola dan standar admnistrasi; beban belajar yang terlampau berat; metode mengajar yang tidak sesuai; sering pindah sekolah; kurangnya alat dan sumber belajar; situasi rumah yang kurang mendorong aktifitas belajar.
Langkah-langkah mengatasi kesulitan belajar adalah:
§  Pengoganisasia pengajaran diatur secara sistematis
§  Penguasaan terhadap satu unit tertentu sebelum berlanjut ke unit yang lebih kompleks.
§  Tes diagnosis kemajuan dilaksanakan sesudah siswa menyelesaikan kegiatan belajar untuk memperoleh balikan mengenai ketepatan cara belajar.
§  Perbaikan berupa bantuan khusus kepada siswa.
soal-soal UN:

Wednesday, August 31, 2011

BUKU FIKIH, SYARIAH ISLAM

الْيَوْمَ أَكْمَلْت لَكُمْ دِينَكُمْ وَ أَتمَمْت عَلَيْكُمْ نِعْمَتى وَ رَضِيت لَكُمُ الاسلَمَ دِيناً

“Hari ini Aku sumpurnakan agamamu dan Kulengkapi nikmatku, dan Aku ridha kepadamu Islam sebagai agama.”
Surah Al Maidah Ayat 3 diatas jelas menjelaskan bahwa risalah Nabi Muhammad SAW adalah Islam. Islam merupakan agama samawi terakhir, karena Rasullullah Muhammad SAW menjadi nabi terkahir. Islam artinya berserah diri. Pengikut agama Islam disebut Muslim yng berarti seorang yang tunduk kepada Tuhan.  Kitab suci pegangan hidup dan tuntunan melaksanakan segala muamalah ( hubungan dengan manusia) dan ubudiyah(hubungan dengan Tuhan). Selain Al Qur'an muslim harus berpedoman kepada hadist.
R-Shalihin

Tuesday, August 30, 2011

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1432H

Keluarga Besar SDN Karangayu 02 mengucapkan:
Taqobalallaahu minnaa wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Mohon maaf lahir dan batin,  ja’alanallaahu minal ‘aidin wal faizin ..
Artinya, “Semoga Allah menerima amal-amal kami dan kamu, Puasa kami dan kamu. Mohon maaf lahir dan batin, dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk dari orang-orang yang kembali (dari perjuangan Ramadhan) sebagai orang yang menang.”

تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّ وَ مِنْكُمْ صِيَمَنَا وَ صِيَمَكُمْ وَجْعَلْنَا مِنَ الْعَائِدِين وَالْفَائِزِين

 

Tuesday, August 23, 2011

KALENDER DAN PROGRAM KEGIATAN SD N KARANGAYU 02

SD N KARAGAYU 02 BERBENAH MENUJU PRESTASI. KEPALA SEKOLAH SD N KARANGAYU 02 MENYAMPAIKAN PESAN DALAM RAPAT GURU AGAR SD KAMPUS KARANGAYU TIDAK SEKEDAR PENGGEMBIRA DALAM BERBAGAI EVENT LOMBA. KITA HARUS SINERGIS SALING MENGUATKAN DAN BERUSAHA BERSATU PADU IKHLAS MENGABDI DEMI SEKOLAH.

ALHAMDULILLAH TAHUN INI SEKOLAH MENDAPAT BERBAGAI BANTUAN DARI ORANG TUA MUDIR. BANTUAN PERBAIKAN KAMAR MANDI, PEMBELIAN GAWANG FOOTSAL, PERBAIKAN PAGAR DAN BARU BERJALAN PERBAIKAN MUSHOLA. KAMI BERHARAP STAKEHOLDER SEKOLAH MENYADARI TUJUAN SEKOLAH UNTUK MENGUSAHAKAN PENDIDIKAN NYAMAN DAN BERKUALITAS. ERA KETERBUKAAN KAMI SAMBUT MELALUI OPEN MENAJEMEN PERAN SERTA MASYARAKAT MELALUI RESTRUKTURISASI KOMITE DAN PEMBERDAYAAN PAGUYUBAN KELAS. TUGAS POKOK UTAMA GU MENGAJAR DAN MENDIDIK SEHINGGA ORANG TUA BERKEWAJIBAN MENDUKUNG DENGAN IKHLAS SEGALA PROGRAM SEKOLAH MELALUI MUSYAWARAH MUFAKAT.
BERIKUT INI PROGRAM SD N KARANGAYU O2:
download kalender pendidikan dan program kegiatan sekolah